Aksi Kamisan ke-403, tanggal 2 Juli 2015 dipergunakan sebagai momentum untuk memperingati 40 hari pembunuhan Jopi Peranginangin oleh komunitas Solidaritas Untuk Jopi. Dihadiri sekitar 40 orang, yaitu: keluarga korban Semanggi I, korban 1965, korban penggusuran, Kontras, LBH Jakarta, mahasiswa Atma Jaya, mahasiswa London School, warga Paris, keluarga Pak Agus dari Makasar yang sedang liburan karena anaknya menjadi juara lomba matematika tingkat nasional, dan komunitas Solidaritas untuk Jopi.
Catatan: Menjelang akhii aksi, barisan aksi dipagarbetis oleh ratusan polisi karena Presiden Jokowi akan lewat keluar dari Istana.










